UNISSAS Terima Kunjungan Kementerian Hukum Kalbar, Perkuat Pemahaman dan Penegakan Hukum di Bidang Kekayaan Intelektual

Sambas, 15 Juni 2026 – Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) menerima kunjungan kerja dari Kementerian Hukum Republik Indonesia Kantor Wilayah Kalimantan Barat dalam rangka kegiatan Koordinasi Penegakan Hukum dan Peningkatan Pemahaman di Bidang Kekayaan Intelektual yang dilaksanakan di Gedung Rektorat UNISSAS, Senin (15/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Farida, S.Pt., S.A.P., M.Si, selaku Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Barat beserta rombongan. Kehadiran tim Kanwil Kalbar disambut langsung oleh Rektor UNISSAS, Dr. H. Arnadi, M.Pd, bersama para Wakil Rektor, Dekan Fakultas, Direktur Sekolah Pascasarjana, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), serta dosen di lingkungan UNISSAS.

Kegiatan koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, sekaligus mendorong budaya inovasi dan kreativitas yang memiliki kepastian hukum. Melalui kegiatan ini, civitas akademika UNISSAS memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait hak cipta, paten, merek, desain industri, serta berbagai aspek perlindungan hukum terhadap hasil karya akademik dan penelitian.
Dalam sambutannya, Rektor UNISSAS, Dr. H. Arnadi, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Kementerian Hukum Kalimantan Barat terhadap penguatan kapasitas perguruan tinggi dalam bidang kekayaan intelektual. “Kami menyambut baik kegiatan koordinasi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman sivitas akademika terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual. Sebagai institusi pendidikan tinggi, UNISSAS terus mendorong lahirnya inovasi, penelitian, dan karya-karya akademik yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat serta terlindungi secara hukum,” ujar Arnadi.
Lebih lanjut, Arnadi menegaskan bahwa pengelolaan kekayaan intelektual merupakan bagian penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat regional maupun nasional. “Kami berharap kerja sama dan pendampingan dari Kementerian Hukum dapat terus berlanjut sehingga hasil penelitian, karya ilmiah, maupun inovasi yang dihasilkan dosen dan mahasiswa UNISSAS dapat memperoleh perlindungan hukum yang optimal. Hal ini akan menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya dan berinovasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Farida, S.Pt., S.A.P., M.Si, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghasilkan kekayaan intelektual yang berkualitas dan bernilai ekonomi. “Perguruan tinggi merupakan salah satu pusat lahirnya inovasi dan kreativitas. Oleh karena itu, pemahaman mengenai kekayaan intelektual perlu terus ditingkatkan agar setiap karya yang dihasilkan memperoleh perlindungan hukum yang memadai dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Farida.
Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk lebih aktif dalam mendaftarkan hasil karya dan inovasi yang dimiliki. “Kami berharap UNISSAS dapat menjadi salah satu perguruan tinggi yang produktif dalam menghasilkan dan mendaftarkan kekayaan intelektual. Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Barat siap memberikan pendampingan serta fasilitasi agar proses perlindungan kekayaan intelektual dapat berjalan dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi institusi maupun penciptanya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antara UNISSAS dan Kementerian Hukum Kalimantan Barat dalam membangun ekosistem akademik yang inovatif, kreatif, dan memiliki kesadaran hukum yang kuat terhadap perlindungan kekayaan intelektual. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan jumlah kekayaan intelektual yang dihasilkan dan didaftarkan oleh sivitas akademika UNISSAS sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan daerah dan nasional. (Humas)