Dosen UNISSAS Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 di UIN Walisongo Semarang

13 Juni 2026 – Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan tinggi melalui partisipasi sejumlah dosennya dalam Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui PTP UIN Walisongo Semarang.
PKDP merupakan program nasional yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dosen pemula pada Perguruan Tinggi Keagamaan di Indonesia. Program ini bertujuan membekali dosen dengan berbagai kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas tridarma perguruan tinggi.
Pada tahun 2026, Kementerian Agama menunjuk 20 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) PKDP di berbagai wilayah Indonesia. UIN Walisongo Semarang menjadi salah satu PTP yang dipercaya menyelenggarakan program tersebut dan telah berpengalaman melaksanakan PKDP secara berkelanjutan selama lima tahun terakhir.
Kegiatan PKDP di PTP UIN Walisongo Semarang berlangsung pada 8–23 Juni 2026 dengan model pembelajaran hybrid, yang mengombinasikan kegiatan daring dan luring. Melalui skema ini, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait strategi pembelajaran di perguruan tinggi, pengembangan kurikulum, penilaian pembelajaran, etika akademik, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, hingga penguatan kompetensi dosen dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital.

Sri Asih Agustin, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi dosen yang sedang mengembangkan karier akademiknya. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan dosen dalam melaksanakan tugas pembelajaran di perguruan tinggi. Ia memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai perencanaan pembelajaran, strategi pengajaran, dan evaluasi hasil belajar mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat wawasannya terkait etika profesi dan peran dosen dalam mendukung pencapaian mutu pendidikan tinggi. Interaksi dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi turut membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman dan praktik baik dalam pembelajaran. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama PKDP dapat diterapkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di UNISSAS.

Firli Ariska, S.Pd., M.Psi. mengungkapkan bahwa PKDP menjadi sarana yang sangat efektif untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang. Ia menilai bahwa seluruh materi yang disampaikan memberikan wawasan baru yang dapat mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, ia mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai karakteristik mahasiswa dan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Selain itu, ia juga memperoleh banyak inspirasi dari diskusi bersama narasumber dan peserta yang berasal dari berbagai institusi. Pengalaman tersebut memberikan perspektif yang lebih luas tentang inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas. Firli berharap hasil yang diperoleh dari PKDP dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan akademik dan pendidikan di lingkungan UNISSAS.

Aili Liila, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan PKDP yang dinilainya sangat terstruktur dan memberikan manfaat nyata bagi dosen pemula. Ia merasa bahwa materi yang diberikan mampu menjawab berbagai kebutuhan dosen dalam menjalankan tugas profesional di perguruan tinggi. Pembahasan mengenai kurikulum, metode pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi pendidikan menjadi bagian yang sangat menarik dan aplikatif. Selain memperoleh pengetahuan baru, ia juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas jejaring akademik dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran pengalaman selama pelatihan menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam pengembangan kompetensi dosen. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan berkualitas bagi mahasiswa.

Anggita, S.Hum., M.Pd. menilai bahwa PKDP merupakan program strategis yang membantu dosen memahami tugas dan tanggung jawab akademik secara lebih menyeluruh. Melalui kegiatan ini, ia memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang profesional dan berintegritas. Berbagai materi yang disampaikan memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan peluang yang dihadapi dosen pada era transformasi digital. Ia juga mengapresiasi metode pembelajaran yang interaktif sehingga peserta dapat aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman. Menurutnya, suasana belajar yang kolaboratif menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan program ini. Anggita berharap kompetensi yang diperoleh selama PKDP dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan akademik di UNISSAS.

Miftahuddin, M.Pd. menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam PKDP memberikan banyak pengetahuan baru yang sangat mendukung pengembangan kompetensi sebagai dosen. Ia menilai bahwa program ini tidak hanya berfokus pada aspek pedagogik, tetapi juga memperkuat pemahaman peserta mengenai profesionalisme dan etika akademik. Berbagai materi yang diberikan membantu peserta memahami pentingnya perencanaan pembelajaran yang sistematis dan berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif. Interaksi dengan narasumber dan peserta dari berbagai perguruan tinggi menjadi pengalaman berharga yang memperkaya perspektif akademiknya. Miftahuddin berharap seluruh pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan layanan akademik di UNISSAS.
Partisipasi dosen UNISSAS dalam Program PKDP Tahun 2026 menjadi wujud nyata komitmen universitas dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan, diharapkan para dosen mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, profesional, dan berdaya saing.